Penanaman 250 Pohon oleh Pelindo di Pantai Tanjung Pendam untuk Hari Lingkungan Hidup 2026

Penanaman 250 Pohon oleh Pelindo di Pantai Tanjung Pendam untuk Hari Lingkungan Hidup 2026

TANJUNGPANDAN, 29 Juni 2026 – Di bawah langit cerah yang menyapa pesisir Bangka Belitung, suasana berbeda terasa di kawasan Pantai Tanjung Pendam pagi ini. Bukan sekadar debur ombak dan hembusan angin laut yang biasa menyambut pengunjung, melainkan semangat gotong royong yang membuncah dari puluhan pasang tangan yang serentak membenamkan bibit pohon ke dalam tanah.

Momen itu menjadi saksi bisu komitmen nyata PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Regional 2 Tanjungpandan dalam memperingati Hari Lingkungan Hidup Tahun 2026. Sebanyak 250 bibit pohon keras ditanam di kawasan Pantai Tanjung Pendam dan area sekitar Kelurahan Kota Tanjungpandan, sebuah langkah kecil yang menyimpan harapan besar bagi kelestarian alam di ujung timur Pulau Belitung ini.


Mengapa Pantai Tanjung Pendam Dipilih?

Pemilihan lokasi bukan tanpa alasan. Kawasan ini merupakan Ring 1 atau area terdekat dari operasional Pelabuhan Pelindo Regional 2 Tanjungpandan. Dengan posisi strategis tersebut, perusahaan ingin memastikan bahwa dampak positif dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dapat dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar.

“Kami ingin berkontribusi tidak hanya untuk lingkungan, tetapi juga untuk kenyamanan masyarakat yang setiap hari beraktivitas di sekitar pelabuhan,” ujar Ibrahim Akbar, Junior Manager Keuangan & SDM Pelindo Regional 2 Tanjungpandan yang mewakili General Manager dalam kegiatan tersebut.


Deretan Pohon dengan Daya Tahan Tinggi

Beragam jenis pohon dipilih dengan pertimbangan matang. Trembesi, Mahoni, Bungur, Kiara Payung, hingga Kenanga menjadi deretan bibit yang ditanam. Jenis-jenis ini dikenal memiliki daya tahan tinggi dan tajuk yang rindang—ideal untuk menciptakan area publik yang teduh, sejuk, dan asri.

Bayangkan beberapa tahun mendatang: pengunjung Pantai Tanjung Pendam tidak hanya disuguhi pemandangan laut biru dan pasir putih, tetapi juga deretan pepohonan hijau yang meneduhkan. Tempat wisata itu akan bertransformasi menjadi ruang publik yang nyaman untuk bersantai, berolahraga, atau sekadar menikmati sore hari bersama keluarga.


Manfaat Ganda: Ekologis dan Ekonomis

Program ini dirancang untuk memberikan dampak strategis ganda. Secara ekologis, penanaman pohon keras berfungsi sebagai paru-paru baru bagi kawasan pesisir. Pohon-pohon ini diharapkan mampu:

  • Menyerap emisi karbon secara aktif, menjadi benteng pertahanan melawan krisis iklim.
  • Memproduksi oksigen segar yang sangat dibutuhkan di tengah meningkatnya polusi.
  • Mengoptimalkan resapan air hujan untuk menjaga ketersediaan air tanah sekaligus memitigasi risiko genangan dan banjir.

Tidak berhenti di situ, program ini juga memiliki nilai ekonomis jangka panjang. Lahan-lahan yang sebelumnya kurang produktif kini dioptimalkan. “Kami berharap, di masa depan, masyarakat dapat memanfaatkan hasil kayu secara bijak untuk memberikan nilai ekonomi berkelanjutan,” tambah Ibrahim.


Sinergi Lintas Instansi

Kehadiran para pemangku kepentingan menjadi bukti bahwa pelestarian lingkungan bukanlah urusan satu pihak. Lurah Kelurahan Kota, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, dan Kepala Dinas Pariwisata turut hadir langsung dalam kegiatan ini. Dinas Pariwisata, sebagai pengelola kawasan Pantai Tanjung Pendam, menyambut baik inisiatif ini.

“Kami sangat mengapresiasi langkah Pelindo. Ini sejalan dengan upaya kami menjadikan pantai ini sebagai destinasi wisata yang tidak hanya indah, tetapi juga lestari,” ungkap perwakilan Dinas Pariwisata yang hadir.


Warisan untuk Generasi Mendatang

Peringatan Hari Lingkungan Hidup tahun ini terasa lebih bermakna. Bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan warisan ekosistem yang akan dinikmati oleh anak cucu kita kelak.

Seperti yang disampaikan Ibrahim Akbar di sela-sela kegiatan, “Program TJSL penanaman pohon ini merupakan langkah nyata Pelindo Regional 2 Tanjungpandan dalam merawat bumi dan memberikan warisan ekosistem yang lebih baik bagi generasi mendatang. Kami berharap bibit pohon yang ditanam hari ini tidak hanya menghijaukan pesisir kita, tetapi juga secara aktif menyerap emisi karbon dan membawa manfaat ekologis serta ekonomis jangka panjang bagi masyarakat sekitar.”


Menginspirasi Kesadaran Kolektif

Melalui sinergi antara perusahaan dan masyarakat, Pelindo Regional 2 Tanjungpandan berharap kegiatan ini dapat memicu kesadaran kolektif untuk terus menjaga kelestarian alam secara berkelanjutan. Sebab, menjaga bumi bukanlah tugas segelintir orang—itu adalah panggilan bagi kita semua.

Di penghujung acara, saat bibit terakhir tertanam dan tanah dipadatkan, tampak senyum di wajah para peserta. Mereka tahu, apa yang mereka lakukan hari ini mungkin tidak akan mereka nikmati dalam waktu dekat. Tapi anak-anak yang berlarian di sekitar pantai, generasi yang akan datang—merekalah yang akan memetik buah dari perbuatan baik hari ini. (Red)

Selamat Hari Lingkungan Hidup 2026. Mari kita rawat bumi, karena bumi merawat kita.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *