Penyaluran Hewan Kurban Pelindo Regional 2 Tanjungpandan ke Enam Titik di Belitung

Penyaluran Hewan Kurban Pelindo Regional 2 Tanjungpandan ke Enam Titik di Belitung

TANJUNGPANDAN, 27 Mei 2026 – Suasana hari raya penuh berkah semakin terasa di Bumi Laskar Pelangi. Di tengah hiruk-pikuk aktivitas kepelabuhanan yang tak pernah surut, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Tanjungpandan mengirimkan geliat kebaikan. Rabu (27/5/2026), perusahaan pelat merah itu resmi menyalurkan enam ekor sapi kurban sebagai bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Bukan Sekadar Rutinitas, Tapi Wujud Sinergi

Bagi Pelindo, berkurban bukanlah seremoni tahunan yang hambar. Lebih dari itu, ini adalah strategi merawat kebersamaan. Hewan kurban yang didistribusikan langsung ke enam titik strategis di Pulau Belitung itu menyasar beragam lapisan: mulai dari perwakilan pemerintahan daerah tingkat kabupaten, instansi maritim pelabuhan, hingga sejumlah rumah ibadah dan masyarakat sekitar.

Keenam titik penerima dipilih secara saksama. Hasilnya, daging kurban tak hanya dinikmati oleh pegawai atau mitra kerja, tetapi juga oleh masyarakat awam yang selama ini menjadi bagian tak terpisahkan dari ekosistem pelabuhan.

“Kami Ingin Hadir, Bukan Sekadar Beroperasi”

Di sela-sela prosesi penyaluran, General Manager Pelindo Regional 2 Tanjungpandan, Andi Oktavian Dwi Cahyo, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah manifesto kehadiran negara melalui BUMN di tengah masyarakat.

“Penyaluran hewan kurban ini adalah wujud nyata kehadiran Pelindo di tengah masyarakat. Selain menunaikan syariat agama, kami berharap kegiatan ini dapat mempererat tali silaturahmi serta sinergi yang selama ini telah terjalin dengan sangat baik antara Pelindo, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan masyarakat Belitung,” ujar Andi dengan nada penuh haru.

Menurutnya, Belitung memiliki keistimewaan tersendiri. Sebagai daerah kepulauan dengan tantangan logistik yang tidak ringan, kolaborasi yang solid antara operator pelabuhan, pemda, aparat, dan warga adalah kunci utama. Momen kurban ini, kata Andi, menjadi pengingat bahwa kemajuan ekonomi harus berjalan beriringan dengan kepedulian sosial.

Harapan di Balik Lembaran Daging Kurban

Penyaluran dilakukan secara langsung dari pintu ke pintu (door to door) oleh tim TJSL Pelindo Regional 2. Tak ada seremoni berlebihan, hanya ada senyum, jabat tangan, dan doa. Di setiap titik, warga tampak antusias menerima jatah daging kurban yang telah dikemas higienis.

Menutup pernyataannya, Andi menitipkan harapan besar. “Semoga semangat berkurban tahun ini membawa keberkahan bagi kita semua, serta semakin memotivasi Pelindo untuk terus memberikan kontribusi positif bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat Bangka Belitung, khususnya di Pulau Belitung,” tutupnya.

Bagi masyarakat Belitung, setitik daging kurban dari Pelindo mungkin tak sekadar mengenyangkan perut. Lebih dari itu, ia menjadi pengingat bahwa di balik gemuruh derek dan kontainer, ada denyut kepedulian yang terus berdetak. (Red)


Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *