BELITUNG, 18 Agustus 2026 — Semarak peringatan kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya dirayakan dengan upacara dan kegiatan seremonial lainnya. Komunitas “Kelakar Pak Itam” menggelar ajang Lomba Baca Puisi Kemerdekaan yang akan berlangsung pada Rabu, 19 Agustus 2026, pukul 19.00 WIB di Pangkallalang. Ajang ini menjadi wadah bagi para pelajar di Belitung untuk mengekspresikan apresiasi mereka terhadap nilai-nilai kepahlawanan dan nasionalisme melalui karya sastra.
Berdasarkan data panitia, sebanyak 33 peserta dari berbagai sekolah menengah atas dan kejuruan di Kabupaten Belitung telah mendaftar. Mereka akan membawakan puisi-puisi karya sastrawan ternama Indonesia, seperti Taufik Ismail dan Chairil Anwar, yang sarat akan makna perjuangan dan cinta tanah air.
Sesi pertama lomba akan digelar pada hari Selasa, 18 Agustus 2026, dan sesi kedua pada hari Rabu, 19 Agustus 2026. Para peserta yang tergabung dalam dua sesi ini adalah:
Sesi Selasa, 18 Agustus 2026:
- Yonatan Reynaldi Candra (SMK NEGERI 1 TANJUNGPANDAN) – Kita adalah Pemilik Sah Republik Ini karya Taufik Ismail
- Nurliansyah Wiguna (SMAN 1 GANTUNG) – Kita adalah Pemilik Sah Republik Ini karya Taufik Ismail
- Fitria Septiani (SMAN 1 GANTUNG) – Diponegoro karya Chairil Anwar
- Harumi Anindita (SMK NEGERI 3 TANJUNG PANDAN) – Di bawah Kibaran Merah Putih karya Taufiq Affandi
- Barkah Ramadhan (SMK YAPERBEL) – Diponegoro karya Chairil Anwar
- Azzahra Putri Aulia (SMAN 1 GANTUNG) – Di bawah Kibaran Merah Putih karya Taufiq Affandi
- Devitha Citra Chairunnisa S. (SMAN 1 GANTUNG) – Diponegoro karya Chairil Anwar
- Gian Pratama Ramadhan (SMK NEGERI 2 TANJUNGPANDAN) – Karawang Bekasi karya Chairil Anwar
- Annisa Fitri Ramadhani (SMAN 1 Tanjungpandan) – Kita adalah Pemilik Sah Republik Ini karya Taufik Ismail
- Revina Destri (SMK NEGERI 1 TANJUNGPANDAN) – Diponegoro karya Chairil Anwar
- Friska Sintia Sari (SMAN 1 GANTUNG) – Karawang Bekasi karya Chairil Anwar
- Artha Keisha Rama Dhani Mustika (SMAS KELUARGA UNIVERSAL) – Diponegoro karya Chairil Anwar
- Felicia Hidayah (SMAN 1 Tanjungpandan) – Diponegoro karya Chairil Anwar
- Devin Alfyano (SMK NEGERI 1 TANJUNGPANDAN) – Karawang Bekasi karya Chairil Anwar
- Dave Revandrew Andreaz (SMAN 1 GANTUNG) – Diponegoro karya Chairil Anwar
- Anugrah Zidan Pratama (SMK NEGERI 1 TANJUNGPANDAN) – Karawang Bekasi karya Chairil Anwar
- Alamsyah Aditya Saputra (SMAS KELUARGA UNIVERSAL) – Di bawah Kibaran Merah Putih karya Taufiq Affandi
Sesi Rabu, 19 Agustus 2026:
- Muhammad Gyrinops Zul Atthar (MAN 1 BELITUNG) – Kuukir Nama mu, Pahlawan karya M. Taufiq Affandi
- Sheva Azzahra Chandra (SMA PGRI TP) – Karawang Bekasi karya Chairil Anwar
- Asfraeni Hernawati (SMA NEGERI 2 TANJUNGPANDAN) – Karawang Bekasi karya Chairil Anwar
- Dinda Herliana (SMA PGRI TP) – Karawang Bekasi karya Chairil Anwar
- Sintya Devi (SMA MUHAMMADIYAH TANJUNG PANDAN) – Kita adalah Pemilik Sah Republik Ini karya Taufik Ismail
- Reythan Hadisty (SMA NEGERI 2 TANJUNGPANDAN) – Karawang Bekasi karya Chairil Anwar
- Duta Ramadan (SMA PGRI TP) – Diponegoro karya Chairil Anwar
- Dinara Aqila (SMA NEGERI 2 TANJUNG PANDAN) – Kita adalah Pemilik Sah Republik Ini karya Taufik Ismail
- Suci Zulfa S. (SMA MUHAMMADIYAH TANJUNG PANDAN) – Diponegoro karya Chairil Anwar
- Anisa Permana (SMA PGRI TP) – Kita adalah Pemilik Sah Republik Ini karya Taufik Ismail
- Anas Farizza (MAN 1 Belitung) – Diponegoro karya Chairil Anwar
- Aisyah Syabrina (SMA NEGERI 2 TANJUNGPANDAN) – Kuukir Nama mu, Pahlawan karya M. Taufiq Affandi
- Aqilah Faliha (SMA NEGERI 2 TANJUNGPANDAN) – Karawang Bekasi karya Chairil Anwar
- Vira Nur Camelia (SMA NEGERI 2 TANJUNGPANDAN) – Kuukir Nama mu, Pahlawan karya M. Taufiq Affandi
- Malika Yarob (SMA MUHAMMADIYAH TANJUNG PANDAN) – Karawang Bekasi karya Chairil Anwar
- Aulia Putri (SMA NEGERI 2 TANJUNGPANDAN) – Di bawah Kibaran Merah Putih karya M. Taufiq Affandi
Kehadiran peserta dari berbagai sekolah, termasuk SMAN 1 Gantung yang diketahui memiliki prestasi dalam bidang literasi seperti menerbitkan buku antologi puisi dan cerpen, menunjukkan antusiasme generasi muda terhadap sastra. Hal ini sejalan dengan semangat Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) yang rutin digelar di Belitung sebagai ajang pengembangan bakat seni dan sastra siswa.
Puisi-puisi yang dilombakan seperti Kita adalah Pemilik Sah Republik Ini karya Taufik Ismail yang ditulis pada 1966 lalu, menggambarkan ikhtiar bangsa untuk bangkit dari keterpurukan. Sementara itu, sajak-sajak Chairil Anwar seperti Diponegoro dan Karawang Bekasi menjadi simbol semangat kepahlawanan yang tak pernah padam.
Kompetisi ini menjadi salah satu upaya strategis untuk menumbuhkan kembali minat baca dan apresiasi sastra di kalangan pelajar, sekaligus memperingati hari kemerdekaan dengan cara yang kreatif dan bermakna. (Red)

