TANJUNGPANDAN– Di tengah riuh rendah kapal dan aktivitas bongkar muat di dermaga, ada secarik cerita hangat yang justru mengalir ke sebuah sudut tenaga pengabdian: Pondok Pesantren Daarul Arofah. PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Regional 2 Tanjungpandan, Selasa (10/1), kembali mengukir aksi nyata kepedulian dengan menyalurkan bantuan sembako kepada pondok pesantren tersebut. Bukan sekadar serah-terima formal, momen ini menjadi jembatan solidaritas antara dunia korporasi yang dinamis dan dunia pendidikan yang penuh ketulusan.
Bantuan yang disalurkan berisi komoditas pokok yang sangat esensial: beras, minyak goreng, dan telur. Bahan pangan ini bukanlah sekadar item dalam daftar logistik, melainkan penyangga kebutuhan harian para santri dan pengasuh pondok. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban operasional pesantren, sehingga fokus dapat lebih tercurah pada aktivitas pendidikan, pengajaran, dan pembinaan akhlak generasi muda.
“Kehadiran kami bukan hanya tentang kapal dan kontainer. Lebih dari itu, tentang bagaimana kami bisa bersinergi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi kami,” ujar Andi Oktavian Dwi Cahyo, General Manager Pelindo Regional 2 Tanjungpandan, dengan nada yang hangat dan penuh keyakinan. Ia melanjutkan, “Penyaluran bantuan sembako ini adalah refleksi kepedulian sosial Pelindo. Kami berharap kiriman yang sederhana ini dapat turut mengisi dapur dan menyemangati belajar para santri di Daarul Arofah.”
Lebih jauh, Andi menegaskan bahwa komitmen sosial perusahaan ini berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas layanan kepelabuhanan. “Kami percaya, keberlanjutan perusahaan juga ditopang oleh kontribusi positif yang berkesinambungan terhadap lingkungan sosial. Program ini adalah salah satu ikhtiar kami untuk menjalankan peran itu,” tambahnya.
Prosesi penyerahan bantuan berlangsung dengan khidmat dan penuh keakraban. Acara yang sederhana itu terasa bermakna, mencerminkan upaya Pelindo dalam merajut hubungan yang harmonis dan sinergis, khususnya dengan institusi pendidikan keagamaan yang menjadi penjaga nilai-nilai luhur di Tanjungpandan.
Melalui aksi sosial ini, Pelindo Regional 2 Tanjungpandan tidak sekadar memenuhi tanggung jawab korporat (CSR), tetapi juga menegaskan jati dirinya sebagai BUMN Hadir Untuk Negeri. Langkah konkret ini menjadi bukti bahwa di balik kesibukan operasional pelabuhan yang masif, ada hati yang tergerak untuk turut memperkuat ketahanan dan kesejahteraan masyarakat, dimulai dari hal yang paling mendasar: sebuah kepedulian yang terwujud dalam karung beras, jeriken minyak, dan sebutir telur untuk para penuntut ilmu. (Red)

