Ferian Rebieyansyah Terpilih Jadi Ketua KNPI Belitung 2026-2029, MUSDA XVI Berjalan Demokratis

Ferian Rebieyansyah Terpilih Jadi Ketua KNPI Belitung 2026-2029, MUSDA XVI Berjalan Demokratis

BELITUNG, 28 Juni 2026 – Suasana demokrasi yang sehat dan penuh sportivitas mewarnai gelaran Musyawarah Daerah (MUSDA) XVI Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Belitung. Bertempat di Baginda Ballroom, Grand Hatika Hotel, perhelatan akbar yang mempertemukan seluruh elemen pemuda Belitung ini berlangsung khidmat pada Sabtu (27/6/2026) dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kekeluargaan dan persatuan.

Di tengah dinamika politik kepemudaan yang kerap memantik perbedaan, MUSDA XVI justru menjadi panggung bagi kedewasaan berorganisasi. Dua kandidat yang sama-sama memiliki kapabilitas mumpuni—Ferian Rebieyansyah dan Dicky Febriawan mengadu visi dan misi dengan kepala dingin, menghidupi semangat kompetisi yang sehat tanpa harus mengorbankan tali silaturahmi. Proses pemilihan yang demokratis akhirnya memutuskan Ferian Rebieyansyah sebagai Ketua DPD KNPI Kabupaten Belitung untuk masa bakti 2026-2029.


Kedewasaan Berdemokrasi, Sportivitas Jadi Kunci

Di tengah sorak sorai dukungan dari masing-masing kubu, suasana MUSDA XVI tetap terjaga hangat. Para peserta dari berbagai organisasi kepemudaan (OKP) yang bernaung di bawah KNPI Belitung kompak menampilkan sikap dewasa dalam berdemokrasi. Tidak ada gesekan berarti yang mencederai jalannya musyawarah—sebuah pencapaian yang patut diapresiasi di tengah iklim politik yang kerap memanas di berbagai daerah.

Ketua DPD KNPI Kabupaten Belitung periode 2022-2026, Husri, A.Md., tampak sumringah menyaksikan proses regenerasi yang berjalan di hadapannya. Dengan penuh haru dan bangga, ia menyebut bahwa MUSDA XVI adalah bukti nyata bahwa generasi muda Belitung telah matang dalam berdemokrasi.

“Pertama-tama, saya ucapkan selamat kepada Bung Ferian Rebieyansyah. Musda ini telah membuktikan bahwa pemuda Belitung adalah pemuda yang cerdas dan dewasa dalam berdemokrasi. Meskipun sempat ada persaingan antara dua calon terbaik, suasana kekeluargaan tidak sedikitpun luntur. Ini adalah modal besar untuk masa depan organisasi,” ujar Husri dengan suara mantap saat ditemui awak media usai acara.


Estafet Kepemimpinan: Bukan Sekadar Pergantian Jabatan

Lebih dari sekadar pergantian posisi, Husri menekankan bahwa MUSDA XVI adalah momen penting dalam estafet pengabdian. Ia berharap kepemimpinan baru di bawah komando Ferian Rebieyansyah mampu membawa KNPI Belitung menjadi organisasi yang adaptif, progresif, dan membawa dampak nyata bagi masyarakat luas.

“Harapan saya, Bung Ferian dapat merangkul semua OKP yang bernaung di KNPI, untuk bersinergi membangun pemuda Belitung. Estafet kepemimpinan ini bukan hanya soal posisi, tapi soal keberlanjutan pengabdian. Saya yakin, dengan semangat baru, KNPI Belitung periode 2026-2029 akan mampu melahirkan inovasi-inovasi yang lebih segar dan bermanfaat bagi kemajuan daerah kita,” tambah Husri dengan nada optimistis yang menular.

Di mata Husri, KNPI Belitung bukanlah sekadar wadah organisasi—ia adalah rumah besar bagi seluruh pemuda untuk berkarya dan berbakti. Maka, perbedaan pilihan di MUSDA tidak pernah menjadi alasan untuk berpecah belah. Yang terpenting adalah bagaimana setelah kontestasi usai, semua pihak kembali bergandengan tangan mewujudkan cita-cita bersama.


Ferian Rebieyansyah: Pemimpin Inklusif untuk Pemuda Belitung

Setelah dinyatakan terpilih secara sah, Ferian Rebieyansyah menyampaikan pidato perdana yang menyentuh. Dengan nada rendah hati namun berapi-api, ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas kepercayaan yang diberikan oleh seluruh peserta MUSDA.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan yang diberikan. Musda ini bukanlah tentang siapa yang menang atau kalah, melainkan tentang bagaimana kita menyatukan visi untuk kemajuan pemuda Belitung ke depan,” ungkap Ferian dengan penuh ketulusan.

Lebih lanjut, Ketua DPD KNPI Belitung yang baru ini menegaskan komitmennya untuk membawa organisasi ke arah yang lebih inklusif. Ia berjanji akan membuka ruang partisipasi seluas-luasnya bagi seluruh elemen kepemudaan, tanpa memandang latar belakang atau afiliasi politik.

“Kita harus bergerak bersama. Pemuda Belitung harus menjadi motor penggerak perubahan, bukan sekadar penonton perkembangan zaman. Tantangan ke depan tidak ringan—perubahan iklim, digitalisasi, hingga ketimpangan sosial—semua menuntut peran aktif pemuda. Saya ingin KNPI Belitung hadir sebagai solusi,” tegasnya.


Momentum Titik Balik Pemuda Belitung

Para pengamat kepemudaan menilai bahwa MUSDA XVI DPD KNPI Belitung kali ini menjadi titik balik penting bagi gerakan pemuda di daerah berjuluk “Bumi Laskar Pelangi” tersebut. Pasalnya, semangat demokrasi yang ditunjukkan oleh seluruh kandidat dan peserta dinilai sebagai cermin kedewasaan politik yang selama ini dinanti.

Dr. M. Fajar, M.Si., pengamat organisasi kepemudaan dari Universitas Bangka Belitung, menilai bahwa KNPI Belitung berada di jalur yang tepat. “Ini adalah contoh bahwa pemuda mampu menjadi teladan dalam berdemokrasi. Perbedaan pilihan bukanlah akhir dari segalanya, melainkan pintu masuk untuk kolaborasi yang lebih erat. Saya optimistis, di bawah kepemimpinan Ferian Rebieyansyah, KNPI Belitung akan melahirkan program-program yang progresif dan berorientasi pada kepentingan publik,” ujarnya ketika dihubungi terpisah.


Optimisme di Tengah Tantangan Zaman

MUSDA XVI DPD KNPI Belitung bukan sekadar agenda formal pergantian pengurus. Lebih dari itu, perhelatan ini adalah perayaan demokrasi yang sehat, bukti bahwa pemuda Belitung mampu bersaing dengan kepala dingin dan tetap menjaga persaudaraan.

Kini, semua mata tertuju pada kepemimpinan Ferian Rebieyansyah. Ia dan jajaran pengurus baru diharapkan mampu merangkul seluruh komponen pemuda, menciptakan terobosan inovatif, dan menjadi agen perubahan yang membawa kemajuan bagi Kabupaten Belitung. Semangat baru, visi baru, dan harapan baru—itulah napas yang diusung oleh DPD KNPI Belitung periode 2026-2029.

Mari kita nantikan langkah nyata pemuda Belitung di bawah kepemimpinan Ferian Rebieyansyah. Sebab, masa depan daerah ini tidak hanya ditentukan oleh kebijakan para pemimpin formal, tetapi juga oleh geliat dan kiprah anak-anak muda yang berani bermimpi dan berkarya. Selamat bekerja, pemuda Belitung! (Red)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *